fbpx

Bagaimana cara menganalisa kalau hubungan Anda termasuk dalam kategori yang sehat atau menyakitkan, seimbang atau sebaliknya? Terkadang diri sendiri sudah menyadari kalau hubungan yang Anda jalani saat ini diluar harapan Anda tetapi bertahan dengan alasan tertentu karena faktor diluar yang memungkinkan untuk bertahan. 

Jika saat ini Anda merasa tersiksa lahir bathin dan Anda mencari solusinya berarti Ada sudah menyadari “situasi yang dihadapai saat ini” tetapi mungkin Anda perlu jawaban dari luar untuk meyakinkan apa yang tersirat dalam benak Anda untuk dapat mengambil keputusan yang terbaik.

Faktor untuk bertahan saat ini mungkin bukan dari diri sendiri tetapi adat, kepercayaan, keluarga, tetangga dan teman disekitar. Mungkin banyak pertanyaan pertanyaan dibenak Anda yang belum terjawab karena belum bisa berpikir jernih.

Mungkin Anda tidak ingin hidup sendiri jika meninggalkan hubungan yang tidak sehat karena takut untuk masuk dalam label “janda” atau “duda” dalam komunitas Anda. 

Atau ketergantungan dalam materi karena Anda tidak memiliki penghasilan sendiri, hingga jalan buntu untuk merubah situasi Anda, akan tetapi pikiran dan perasaan tidak pernah tenang seperti ada yang Anda dambakan dalam keseharian, hal ini akan terus berlanjut sebelum Anda berani mengambil tindakan.

Faktor kesepian juga hal yang banyak ditakuti oleh mereka yang mengalami kesakitan lahir bathin dalam hubungan, perasaan takut untuk tidak dapat hidup tanpa “seseorang” yang cenderung memilih tersakiti daripada “hidup sendiri.”

Situasi “sudah terlanjur” juga faktor besar seseorang untuk bertahan karena ikatan dalam pemberian atau pengorbanan  yang sudah terlalu banyak, hingga takut untuk melepas ikatan tersebut seperti ikatan tali yang tidak berujung.

Apapaun alasan pribadi Anda, sebaiknya tanyakan kepada diri sendiri yang jujur dengan jawaban yang Anda dapatkan, jika selama ini anda mencari validasi dari orang lain mungkin mulai saat ini belajar untuk percaya dengan yang Anda rasakan untuk mengembangkan rasa percaya terhadap diri sendiri.

Percayalah bahwa dengan percaya pada diri sendiri Anda tidak akan kecewa dengan keputusan yang diambil nantinya, karena kita sudah terbiasa mencari validasi diluar diri sendiri yang akhirnya banyak yang saling menyalahkan.

Jika pasangan Anda saat ini pintar bersilat lidah yang membuat Anda merasa bersalah dalam mengartikan situasi hubungan Anda, sebaiknya percayalah dengan yang Anda rasakan dan yang Anda lihat. Anda tidak perlu meyakinkan orang lain dalam mengambil keputusan selanjutnya.

Hubungan yang sehat tidak membuat Anda merasa bersalah dan dipojokkan, komunikasi yang tidak bebas hingga cenderung mencari orang lain untuk dapat mencurahkan perasaan dan situasi Anda, hal ini akan memperburuk situasi Anda.

Hubungan yang sehat membuat Anda berkembang dan tidak tertekan, saya yakin para pembaca menginginkan hal ini?